k

Rabu, 01 Oktober 2025

Wa kafaa billaahi.. Cukuplah Allah sebagai :

 

Penghisab perbuatan kalian ( pengawas )


وَابْتَلُواْ اُ۬لْيَتَٰم۪يٰ حَتَّيٰٓ إِذَا بَلَغُواْ اُ۬لنِّكَاحَ فَإِنَ اٰنَسْتُم مِّنْهُمْ رُشْداً فَادْفَعُوٓاْ إِلَيْهِمُۥٓ أَمْوَٰلَهُمْ وَلَا تَاكُلُوهَآ إِسْرَافاً وَبِدَاراً اَنْ يَّكْبَرُواْ ۖ  وَمَن كَانَ غَنِيّاً فَلْيَسْتَعْفِفْ ۖ  وَمَن كَانَ فَقِيراً فَلْيَاكُلْ بِالْمَعْرُوفِ ۖ  فَإِذَا دَفَعْتُمُۥٓ إِلَيْهِمُۥٓ أَمْوَٰلَهُمْ فَأَشْهِدُواْ عَلَيْهِمْ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ حَسِيباً ۖ  ﴿٦﴾[النساء] ⬤


Pelindung dan penolong

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِأَعْدَآئِكُمْ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ وَلِيّاً وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ نَصِيراً ۖ  ۞  ﴿٤٥﴾[النساء] ⬤


Allah yang maha mengetahui

ذَٰلِكَ اَ۬لْفَضْلُ مِنَ اَ۬للَّهِ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ عَلِيماً ۖ  ﴿٧٠﴾[النساء] ⬤

Menjadi saksi

مَّآ أَصَابَكَ مِنْ حَسَنَةٍ فَمِنَ اَ۬للَّهِ ۖ  وَمَآ أَصَابَكَ مِن سَيِّئَةٍ فَمِن نَّفْسِكَ ۖ  وَأَرْسَلْنَٰكَ لِلنَّاسِ رَسُولاً ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ شَهِيداً ۖ  ﴿٧٩﴾[النساء] ⬤

Menjadi pelindung

وَيَقُولُونَ طَاعَةٌ ۖ  فَإِذَا بَرَزُواْ مِنْ عِندِكَ بَيَّتَ طَآئِفَةٌ مِّنْهُمْ غَيْرَ اَ۬لذِے تَقُولُ ۖ  وَاللَّهُ يَكْتُبُ مَا يُبَيِّتُونَ ۖ  فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَي اَ۬للَّهِ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ وَكِيلاً ۖ  ﴿٨١﴾[النساء] ⬤  

Menjadi pelindung

وَلِلهِ مَا فِے اِ۬لسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِے اِ۬لَارْضِ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ وَكِيلاً ۖ  ﴿١٣٢﴾[النساء] ⬤

Menjadi saksi

لَّٰكِنِ اِ۬للَّهُ يَشْهَدُ بِمَآ أَنزَلَ إِلَيْكَ ۖ  أَنزَلَهُۥ بِعِلْمِهِۦ وَالْمَلَٰٓئِكَةُ يَشْهَدُونَ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ شَهِيداً ۖ  ﴿١٦٦﴾[النساء] ⬤

Menjadi saksi

يَٰٓأَهْلَ اَ۬لْكِتَٰبِ لَا تَغْلُواْ فِے دِينِكُمْ وَلَا تَقُولُواْ عَلَي اَ۬للَّهِ إِلَّا اَ۬لْحَقَّ ۖ  إِنَّمَا اَ۬لْمَسِيحُ عِيسَي اَ۪بْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اُ۬للَّهِ وَكَلِمَتُهُۥٓ أَلْق۪يٰهَآ إِلَيٰ مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِّنْهُ ۖ  فَـَٔامِنُواْ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِۦ ۖ  وَلَا تَقُولُواْ ثَلَٰثَةٌ ۖ  اِ۪نتَهُواْ خَيْراً لَّكُمُۥٓ ۖ  إِنَّمَا اَ۬للَّهُ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ  سُبْحَٰنَهُۥٓ أَنْ يَّكُونَ لَهُۥ وَلَدٌ ۖ  لَّهُۥ مَا فِے اِ۬لسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِے اِ۬لَارْضِ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ وَكِيلاً ۖ  ﴿١٧١﴾[النساء] ⬤

Menjadi pelindung

وَتَوَكَّلْ عَلَي اَ۬للَّهِ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ وَكِيلاً ۖ  ﴿٣﴾[الأحزاب] ⬤  


Penghisab perbuatan kalian ( pengawas )

اِ۬لذِينَ يُبَلِّغُونَ رِسَٰلَٰتِ اِ۬للَّهِ وَيَخْشَوْنَهُۥ وَلَا يَخْشَوْنَ أَحَداً اِلَّا اَ۬للَّهَ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ حَسِيباً ۖ  ﴿٣٩﴾[الأحزاب] ⬤


Menjadi pelindung

وَلَا تُطِعِ اِ۬لْكٰ۪فِرِينَ وَالْمُنَٰفِقِينَ وَدَعَ اَذ۪يٰهُمْ وَتَوَكَّلْ عَلَي اَ۬للَّهِ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ وَكِيلاً ۖ  ۞  ﴿٤٨﴾[الأحزاب] ⬤

Menjadi saksi

هُوَ اَ۬لذِےٓ أَرْسَلَ رَسُولَهُۥ بِالْهُد۪يٰ وَدِينِ اِ۬لْحَقِّ لِيُظْهِرَهُۥ عَلَي اَ۬لدِّينِ كُلِّهِۦ ۖ  وَكَف۪يٰ بِاللَّهِ شَهِيداً ۖ  ﴿٢٨﴾[الفتح] ⬤

Dan sebagian dari KebesaranNya

 Wamin aayaatihii dalam Al quran



وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ إِذَآ أَنتُم بَشَرٌ تَنتَشِرُونَ ۖ  ﴿٢٠﴾[الرّوم] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنَ اَنفُسِكُمُۥٓ أَزْوَٰجاً لِّتَسْكُنُوٓاْ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۖ  اِنَّ فِے ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ ۖ  ۞  ﴿٢١﴾[الرّوم] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦ خَلْقُ اُ۬لسَّمَٰوَٰتِ وَالَارْضِ وَاخْتِلَٰفُ أَلْسِنَتِكُمْ وَأَلْوَٰنِكُمُۥٓ ۖ  إِنَّ فِے ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٍ لِّلْعَٰلَمِينَ ۖ  ﴿٢٢﴾[الرّوم] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦ مَنَامُكُم بِاليْلِ وَالنَّه۪ارِ وَابْتِغَآؤُكُم مِّن فَضْلِهِۦٓ ۖ  إِنَّ فِے ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَسْمَعُونَ ۖ  ﴿٢٣﴾[الرّوم] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦ يُرِيكُمُ اُ۬لْبَرْقَ خَوْفاً وَطَمَعاً وَيُنَزِّلُ مِنَ اَ۬لسَّمَآءِ مَآءً فَيُحْيِۦ بِهِ اِ۬لَارْضَ بَعْدَ مَوْتِهَآ ۖ  إِنَّ فِے ذَٰلِكَ لَأٓيَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَعْقِلُونَ ۖ  ﴿٢٤﴾[الرّوم] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦٓ أَن تَقُومَ اَ۬لسَّمَآءُ وَالَارْضُ بِأَمْرِهِۦ ۖ  ثُمَّ إِذَا دَعَاكُمْ دَعْوَةً مِّنَ اَ۬لَارْضِ إِذَآ أَنتُمْ تَخْرُجُونَ ۖ  ﴿٢٥﴾[الرّوم] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦٓ أَنْ يُّرْسِلَ اَ۬لرِّيَاحَ مُبَشِّرَٰتٍ وَلِيُذِيقَكُم مِّن رَّحْمَتِهِۦ وَلِتَجْرِيَ اَ۬لْفُلْكُ بِأَمْرِهِۦ وَلِتَبْتَغُواْ مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ ۖ  ﴿٤٦﴾[الرّوم] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِ اِ۬ليْلُ وَالنَّهَارُ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ ۖ  لَا تَسْجُدُواْ لِلشَّمْسِ وَلَا لِلْقَمَرِ وَاسْجُدُواْ لِلهِ اِ۬لذِے خَلَقَهُنَّ إِن كُنتُمُۥٓ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ ۖ  ۩  ۞  ﴿٣٧﴾[فصّلت] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦٓ أَنَّكَ تَرَي اَ۬لَارْضَ خَٰشِعَةً فَإِذَآ أَنزَلْنَا عَلَيْهَا اَ۬لْمَآءَ اَ۪هْتَزَّتْ وَرَبَتِ ۖ  اِنَّ اَ۬لذِےٓ أَحْي۪اهَا لَمُحْيِ اِ۬لْمَوْت۪يٰٓ ۖ  إِنَّهُۥ عَلَيٰ كُلِّ شَےْءٍ قَدِيرٌ ۖ  ﴿٣٩﴾[فصّلت] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِۦ خَلْقُ اُ۬لسَّمَٰوَٰتِ وَالَارْضِ وَمَا بَثَّ فِيهِمَا مِن دَآبَّةٍ ۖ  وَهُوَ عَلَيٰ جَمْعِهِمُۥٓ إِذَا يَشَآءُ قَدِيرٌ ۖ  ﴿٢٩﴾[الشورى] ⬤

وَمِنَ اٰيَٰتِهِ اِ۬لْجَوَارِۦ فِے اِ۬لْبَحْرِ كَالَاعْلَٰمِ ۖ  ﴿٣٢﴾[الشورى] ⬤


Rabu, 13 November 2024

Nasehat

 Masa depan

Pernahkah anda memikirkan tentang masa depan anda? Berbicara tentang masa depan adalah membicarakan sesuatu yang berupa teka-teki yang tebakan kita kadang bisa benar, kadang bisa salah.

Tak ada orang yang tau bagaimana nasib masa depannya kelak.

Jika hari ada ini ada orang yang berjaya dan sukses, belum tentu dimasa depannya ia akan tetap berada dalam kesuksesan. Bisa jadi ia tinggalkan kesuksesannya atau ia bangkrut habis dan gulung tikar.

Atau ada orang hari ini ia orang biasa-biasa aja, tapi dimasa depannya tiba-tiba mendadak ia menjadi orang yang sangat sukses. Baik sukses dalam percintaan, pergaulan, bisnis dan dalam mengelola dua kehidupan.

Masa depan itu penuh dengan tanda tanya..

Jikalau anda ingin masa depannya sukses dalam perihal dunia, maka bergiatlah, berusahalah, ubahlah dan carilah duniamu ini dengan sungguh-sungguh tapi dengan tanda kutip " Jangan lupa berdo'a".

Masa depan adalah hari esok, sedangkan masa lalu adalah kemarin.

Sedang masa depan jangka panjang adalah alam kubur, Mahsyar, shirath dan Jannah.

Kita sering terkelabui tentang masa depan jangka panjang.

Tanpa terasa kian hari kita terus meninggalkan masa lalu kita dan sedang menuju masa depan kita yang abadi.

Sehingga ada dikatakan waktu itu hanya 3 hari saja Kemarin, Hari ini dan Besok.
Dengan kata lain Telah terjadi, Sedang terjadi atau berlangsung dan Akan terjadi.

Dalam 1 menit kita bisa mengucap Allah sebanyak 70 kali.

Masa sesudah dunia disebut Akhirat.

Jika alam awal ini kekal tentu tidak ada alam akhir, tapi alam akhir itu ada awal dan tidak ada akhirnya.

Masa yang panjang tentu penciptanya menginginkan bahwa kita harus berjuang untuk pandai-pandai dalam menjalankannya.

Suatu hari nanti jerih payah di alam yang fana akan membuahkan hasil yang memuaskan.

Alam Akhirat adalah masa depan.

Siapa yang menanam benih Ia akan menuai hasil.

Siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin Ia orang yang bahagia dan beruntung, Siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin Ia orang yang istiqamah dan rugi karena tidak meningkat.

Hiduplah didunia ini seakan-akan kamu tak

Carilah duniamu seakan-akan kamu hidup selamanya dan carilah Akhiratmu seakan-akan kamu mati esok.

Walaupun hidup seribu tahun tapi kalau tidak beribadah dan tiada sembahyang tiada gunanya.

Waktu adalah pedang yang jika kamu tidak ahli dalam menggunakannya ia akan melukaimu dan menebasmu.

Jadikanlah shalatmu seakan_akan adalah shalatmu yang terakhir kali.

Jika kamu tidak berdiri dibelakang imam suatu saat kamu akan berbaring kaku di depan imam tapi tidak dengan seperti keadaanmu sekarang ini.

Camkanlah bahwa tanpa engkau sadari mungkin kain kafan yang akan membungkus tubuhmu kelak sedang dijahit disaat kamu sedang tertawa gembira.

Kubur itu adalah pintu gerbang pertama menuju alam akhirat.

Dunia itu ibarat rumah yang memiliki dua pintu, Engkau masuk kedunia dari satu pintu yakni perut atau kemaluan ibumu dan Engkau keluar dari dunia dari pintu yang lain, yakni pintu kubur.

Maksimalkanlah sisa-sisa waktumu untuk beribadah dan bertaubat.

Orang yang mati dan kembali dalam keadaan sudah bertaubat seperti bayi yang lahir dari dalam kandungan.

Ingat saat bayi atau kamu lahir dalam keadaan menangis, semua keluarga tertawa gembira menyambut bayi lahir. Kemudian kamu tha'at kepada tuhan dan bermanfa'at bagi manusia. Saat kematianmu kamu tersenyum dan semua orang bahkan keluargamu ikut menangisimu.

Sebagaimana bayi lahir ucapannya Huwa..Huwa ( Dia, Dia : Allah ), maka sewaktu kamu mati kamu juga harus bisa mengucap Allah dan Laa ilaaha illallah.

Kelak pakaian yang paling bagus kamu pakai adalah kain kafan,  kendaraan terakhirmu adalah kerenda, dan rumah terakhirmu adalah pemakanan.

Jika engkau ingin melihat Hakikat dunia pergilah ketempat sampah yang disitu ada tahi tinja kotoran, bangkai2 hewan, dan pakaian atau kain yang compang-camping, besi2 berkarat serta tengkorak2. Itulah makanan2 yang enak, kendaraan2 mewah, pakaian yang indah2 dan rupa2 yang cantik serta ganteng ..bgitulah berakhirnya.

Kirimkan apa yang kamu miliki keakhirat.
Tabung dan ambil bunganya yang halal diakhirat.

Kematian itu ada dua, mati seni dan mati tidak berseni, Mati seni adalah mati syahid.

Dua hal yang membuat kamu diridhai tuhan Allah, Ridha orang tuamu dan'Amal2 yang membuat tuhanmu ridha.

Jika kamu tidak bisa meninggalkan dosa, maka kurangilah dosa tersebut.

Banyakkanlah memohon ampunan.

Satu orang yang mendapat hidayah berkatmu maka menjadi sebab kamu memperoleh satu tiket masuk kedalam jannat.

Senyum adalah sedekah tanpa uang.

Shalat dalam segala amal  bagaikan kepala pada badan, bagaimana kiranya jika kamu bertemu dengan orang yang tiada kepala ?

Dzikir itu ibarat orang ada ruh
Sedang tidak bezikir seperti mayat.  Zombi yang berjalan.

Quran akan menjadi orang yang wangi semerbak menemani mayit dalam kubur.

Kurban,masjid dan menolong orang  akan jadi kebdaraan di titian shirat.

Shalawat akan mendatangkan syafa'at nabi Saw.

Silaturahmi memanjangkan umur dan tambah rezeki.

Berhajilah jika kamu mampu harta dan jika terpanggil.

Puasa itu sehat dan perisai dari maksiat dan api.

Sabar itu bersama Allah.

Ikhlash terselamat dari fitnah dan gangguan iblis serta bala tentaranya.

Syukur akan ditambah nikmat.

Pelajarilah segala macam ilmu yang bermanfa'at, utamakan ilmu Akhirat.
Fardhu ain, fardhu kifayah, kesehatan, ilmu warits, ilmu alat, ilmu ladunni, hadits, fiqh, ilmu tajwid, ilmu astronomi, dan ilmu tentang tanda2 akhir zaman lewat nubuwat. Karena memang kita sudah hidup di akhir zaman.

Jika dudah mampu untuk nikah maka nikahlah karena itu sunnah nabi.

Bacalah kitab2  dan buku2 terjemahan para ulama yang mu'tabar yang yang Ahlussunnah wal jama'ah serta boleh taqlid ke imam madzhab tertentu.

Tanyalah pada ahli ilmu jika kamu tidak mengetahui.

Ulama itu pewaris para nabi.

Kalau bertemu wali Allah usahakan berkhidmat dan melayaninya untuk ambil keberkahan dan keshalihannya.

Sekali-kali do'akanlah orang yang berbuat baik padamu.

Do'@kan kaum muslimin dan muslimat.

Nasehatilah orang yang minta nasihat.

Hilangkanlah keburukan dengan cara buat kebaikan.

Jangan lupa doakan kebaikan untuk ana.





Rabu, 17 Juli 2024

Hikmah yang tersembunyi dibalik kematian

 

 Tentang kematian

Ada seorang pemuda yang berada di dekat nabi Sulaiman, kemudian dia berkata, "Wahai Nabi Allah, sesungguhnya aku
mempunyai keperluan di negeri India, dan aku minta tolong kepadamu
agar kamu memerintahkan angin untuk dapat membawaku ke India
sekarang juga." Didekatnya ada malaikat maut.

Nabi Sulaiman a.s kemudian melihat Malaikat Maut dalam keadaan tersenyum. Nabi sulaiman bertanya, "Apa yang menyebabkan engkau
tersenyum."
Malaikat Maut berkata, "sungguh ajaib! Sesungguhnya aku
diperintahkan saat ini juga untuk mencabut nyawa pemuda ini di India dan aku melihat pemuda ini berada di sampingmu dan meminta tolong
kepadamu agar kamu mau memerintahkan angin untuk membawanya
ke sana." Diceritakan dalam suatu riwayat bahwa angin membawa
pemuda ini ke India pada saat itu juga  dan Malaikat Maut kemudian
mencabut nyawanya di sana.

Rasulullah ـﷺ kemudian berkata : "Tidak ada Tuhan selain Allah,
sesungguhnya Allah telah membawanya dari rumahnya untuk
dikuburkan di tanah yang mana dia berasal dari tanah itu".

Diriwayatkan dari ibnu Mas'ud, dia berkata bahwa Rasulullah ـﷺ bersabda, "Apabila Allah telah menetapkan ajal seorang hamba serta
tempat dimana dia akan meninggal dunia, maka Allah akan menjadikan
hamba itu datang ke tempat tersebut dengan adanya suatu hajat atau
keperluan dan pada Hari Kiamat nanti bumi tempat dia dikuburkan akan
berkata, 'Ya Allah ini adalah titipan-Mu yang engkau titipkan padaku
dahulu'." (HR. Ibnu Majah)

Abu Ashim An-Nabil berkata : "Tidak pemah kami temui seorang
pun yang memiliki kemuliaan seperti kemuliaan Abu Bakar  dan Umar r.a huma
karena mereka berdua diciptakan dari tanah yang
sama dengan tanah asal kejadian Rasulullah"

"Hai manusia, jika kamu dalam kenguan tentang kebangkitan
(dari kubur), maka ketahuilah sesungguhnya Kami telah menjadikan
kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna keiadiannya dan
yang tidak sempuma, agar Kami jelaskan kepada kamu dan kami
tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang
sudah ditentukan. setetah itu Kami keluarkan kamu sebagai bayi,
kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada
kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di
antara kamu yang dipanjangkan umumya sampai pikun, supaya dia
tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dahulunya telah diketahuinya.
Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan
air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan
berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah."(Qs. Al Hajji : 5 )

Anas bin Malik r.a berkata : "Rasulullah ـﷺ bersabda" : "sesungguhnya sedekah
yang ditujukan untuk orang yang telah meninggal dunia akan dibawa
oleh Malaikat dengan menggunakan piring yang terbuat dari cahaya, lalu
Malaikat berdiri pada sisi bahagian kuburan sambil berkata : "Wahai
orang asing penghuni kubur, terimalah hadiah yang telah dibeikan oleh
keluargamu ini". Hadiah itu lalu dimasukkan ke dalam kuburan orang
tersebut sehingga kuburan itu menjadi lapang dan terang benderang,
kemudian dia berkata : semoga Allah membalas segala kebaikan
dengan sebaik-baik balasan".

Adapun orang yang tidak
mendapatkan do'a dari anaknya maupun dari orang lain, maka dia akan
menderita di dalam kuburnya."

Allaahummaghfirlanaa dzunuunanaa waliwaalidiina walijaddinaa walijaddaatinaa
Walilmuslimiina walmuslimaat walmukminiina walmukminaat....

As.

 

Mk.

Mn_

Mntu \

Senin, 15 Januari 2024

Jaga hati dan tidak mudah memberi hukum pada orang lain

 Sesama muslim tidak boleh Menghina

 

Mulla Ali Al-Qari dalam Syarah Al-Syifa, hlm. 2/499 berkata:

قال علماؤنا إذا وجد تسعة وتسعون وجها تشير إلى تكفير مسلم ووجه واحد إلى إبقائه على إسلامه فينبغي للمفتى والقاضي أن يعملا بذلك الوجه، وهو مستفاد من قوله عليه السلام: ادرءوا الحدود عن المسلمين ما استطعتم، فإن وجدتم للمسلم مخرجا فخلوا سبيله، فإن الإمام لأن يخطئ في العفو خير له من أن يخطئ في العقوبة. رواه الترمذي والحاكم

"Ulama kami (madzhab Hanafi) menyatakan: Apabila ada 99 pendapat yang mengindikasikan kafirnya seorang muslim namun ada satu pendapat yang menyatakan keislamannya maka hendaknya bagi mufti dan hakim untuk mengambil pendapat yang satu tersebut. Ini berdasarkan pada sabda Nabi: ‘Hindari memberi had (hukuman) semampumu. Apabila terdapat jalan keluar, maka bebaskan dia. Imam yang salah dalam memaafkan itu lebih baik daripada salah dalam menghukum."

Oleh karena itu, hindari menilai buruk kepada sesama muslim. Terutama jangan sampai mudah menyesatkan, membid'ahkan, mengkafirkan atau mensyirikkan pada sesama muslim. Hukumnya haram. Nabi bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُه وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ التَّقْوَى هَاهُنَا" وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، بِحَسْبِ امْرِئٍ مِن الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ أخرجه أحمد (2/277 ، رقم 7713) ، ومسلم (4/1986 ، رقم 2564) . وأخرجه أيضًا: البيهقي (6/92 ، رقم 11276).

Artinya: “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, dia tidak boleh menzhalimi saudaranya, tidak boleh menipunya, tidak boleh memperdayanya dan tidak boleh meremehkannya. Takwa itu ada di sini (Nabi memberi isyarat pada dadanya tiga kali). Termasuk perbuatan tercela adalah menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain haram darah, harta dan dirinya”.

MUSLIM YANG BAIK TIDAK MUDAH PERCAYA BERITA PROVOKATIF

Pada waktu yang sama, hindari mudah percaya kepada suatu berita yang menyudutkan atau merugikan sesama muslim atau non-muslim, pejabat negara atau tokoh publik atau orang biasa; merugikan kelompok muslim atau non-muslim, organisasi swasta atau negara. Walaupun si pembawa berita adalah tokoh yang dihormati.

Tidak mudah percaya pada suatu berita bukan berarti su'udzon (berprasangka buruk), tapi justru mengamalkan firman Allah dalam QS Al-Hujurat 49:6 “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti (tabayun) agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

 

 

Disadur dari situs ...

As.

 

Senin, 25 Desember 2023

Kisah inspiratif 3

 YANG LEBIH BAIK


Seorang ulama ditanya oleh muridnya: “Adakah
yang lebih baik daripada uang?”
“Ada!” jawab sang ulama.
“Apakah itu?” tanya muridnya lagi.
“Pemberiannya!"

 Catatan : 

Semangat dunia wal akhirah.


Kisah inspiratif 12

 KEDUDUKAN ULAMA

Urwah bin Zubair adalah seorang ulama dari
golongan tabi’in (pengikut para sahabat nabi) dan
juga keponakan serta murid Aisyah r.a. Setiap hari
dia mengajar dan terus mengajar. Pada suatu hari
dia memasuki taman yang sangat indah milik Sul-
tan Abdul Malik bin Marwan.
Urwah berkata: “Tuan! Alangkah indahnya ta-
man ini!”
Sultan menjawab: “Anda lebih indah daripada
taman ini, karena taman ini berbuah satu tahun
hanya satu kali, sedangkan Anda memberikan buah
setiap hari!”